(Perkembangan TIK di
Sekolah Dasar )
Dosen pengampu:restiyek
Disusun oleh:
1.
Indri yani gultom
2.
Linda nurhayati
Puji syukur kehadirat Tuhan Yang Maha Kuasa atas segala
limpahan Rahmat, Taufik dan Hinayahnya sehingga kami dapat menyelesaikan
penyusunan makalah ini dalam bentuk maupun isinya yang sangat sederhana, kami
mengucapkan terimakasih kepada dosen pengampu yang sudah mengarahkan kami untuk
menulis makalah ini, dan juga kepada semua pihak yang telah mendukung terselesaikannya
makalah ini. Semoga makalah ini dapat dipergunakan sebagai salah satu acuan,
petunjuk maupun pedoman bagi pembaca dalam memahami sejarah perkembangan
tehnologi informasi dan komunikasi.Harapan kami semoga makalah ini membantu
menambah pengetahuan dan pengalaman bagi para pembaca, sehingga kami dapat
memperbaiki bentuk maupun isi makalah ini sehingga kedepannya dapat lebih baik.Makalah
ini kami akui masih banyak kekurangan karena pengalaman yang kami miliki masih
sangat terbatas. Oleh kerena itu kami harapkan kepada para pembaca untuk
memberikan masukan-masukan yang bersifat membangun untuk kesempurnaan makalah
ini.
Bogor,.........2017
penulis
Pada era
globalisasi,perkembanganTeknologi Informasi dan Komunikasi semakin berkembang pesat. Perkembangannya telahmembawa
perubahan dalam percepatan dan inovasi penyelenggaraan pendidikan. Dalam bidang pendidikan,
TIK banyak memiliki peranan.Kemajuan
teknologi adalah sesuatu yang tidak bisa kita hindari dalamkehidupan ini,
karena kemajuan teknologi akan berjalan sesuai dengan kemajuan ilmu
pengetahuan.
Serta dirasa mempunyai dampak yang
positif, karena dengan berkembangnya tehnologi informasi dan
komunikasi dalam dunia pendidikan mulai memperlihatkan perubahan yang
signifikan.Teknologi Informasi seakan telah menjadi pengalihfungsian buku,
guru dansistem pengajaran yang sebelumnya masih bersifat konvensional.Teknologi
informasi menyebabkan ilmu pengetahuan menjadi kian berkembang.
Setiap inovasi diciptakan untuk memberikan manfaat bagikehidupan
manusia. Memberikan banyak kemudahan, serta sebagai
cara baru dalam melakukan aktifitas manusia.
Namun, TIK juga memiliki banyak kekurangan. TIK tidak hanya memberikan dampak positi, namun juga memiliki dampak negatif terhadap kehidupan, salah satunya yaitu di bidang
pendidikan.Penemuan berbagai macam teknologi dalam pendidikan mampumembawa
pendidikan menuju kearah yang lebih baik. Saat ini, jarak danwaktu bukanlah
sebagai masalah yang berarti untuk mendapatkanilmu. Berbagai aplikasi tercipta
untuk memudahkan mencari suatu sumber yang dibutuhkan dari mana saja, kapan
saja, dan oleh siapa saja. Dengan adanya berbagai kemajuan yang ada pada saat
ini diharapkan dapat danmampu memanfaatkan teknologi yang ada tersebut dengan
sebaik mungkin, agar memiliki wawasan yang lebih luas serta tidak tertinggal. Salah
satu jenjang pendidikan yang mulai memanfaatkan perkembangan dalam teknologi informasi
dan komunikasi adalah sekolah
dasar. Sekolah dasar memiliki
peranan penting dan strategis dalam menyelenggarakan pendidikan. Dapat dikatakan
demikian karena melalui pendidikan dasar, peserta didik akan mulai mendapatkan
pengalaman belajarnya. Saat berada di jenjang sekolah dasar, peserta didik
mulai dikenalkan dengan berbagai konsep-konsep pembelajaran seperti membaca, menulis,
dan berhitung. Dari konsep-konsep tersebut selanjutnya peserta didik akan
dikenalkan pada berbagai konsep dan pengertian yang lebih kompleks hingga
akhirnya peserta didik dapat melanjutkan ke jenjang berikutnya. Dengan demikian
dapat dikatakan bahwa sekolah dasar merupakan penentu keberhasilan belajar pada
jenjang berikutnya. Oleh
karena itu perlu diupayakan
cara untuk memaksimalkan kualitas peserta didik di sekolah dasar. makalah ini
akan mengulas sedikit sejarah TIK yang sudah di pelajari di sekolah dasar.
Sejarah perkemabangan
teknologi informasi dan komunikasi atau TIK juga tak lepas dari sejarah
peradaban manusia di Bumi ini. Pada zaman dulu penyampaian informasi juga
dilakukan mulai dari gambar-gambar yang terletak pada dinding gua, peletakan
tonggak sejarah berupa prasasti, sampai saat ini kita mengenal Internet sebagai
sarana/alat penyampaian informasi yang begitu cepat. Berikut ini adalah sejarah
perkembangan TIK (Teknologi Informasi dan Komunikasi) mulai dari zaman
pra-sejarah sampai ke zaman modern sekarang ini.
Pada zaman ini, teknologi informasi dan komunikasi
yang dilakukan oleh manusia berfungsi sebagai sistem untuk pengenalan
bentuk-bentuk yang manusia kenal. Untuk menggambarkan informasi yang diperoleh,
mereka menggambarkannya pada dinding-dinding gua tentang berburu dan binatang
buruannya. Pada masa ini, manusia mulai mengidentifikasi benda-benda yang ada
di sekitar lingkungan tempat tinggal mereka, kemudian melukiskannya pada
dinding gua tempat tinggalnya. Awal komunikasi mereka pada zaman ini hanya
berkisar pada bentuk suara dengusan dan menggunakan isyarat tangan.
Pada zaman prasejarah mulai diciptakan dan digunakan
alat-alat yang menghasilkan bunyi dan isyarat, seperti gendang, terompet yang
terbuat dari tanduk binatang, dan isyarat asap sebagai alat pemberi peringatan
terhadap bahaya.
1.1.1.
3000 SM
Untuk yang pertama kali, tulisan digunakan oleh bangsa
Sumeria dengan menggunakan simbol-simbol yang dibentuk dari piktografi sebagai
huruf. Simbol atau huruf-huruf ini juga mempunyai bentuk bunyi (penyebutan)
yang berbeda sehingga mampu menjadi kata, kalimat, dan bahasa.
1.1.2.
2900 SM
Pada 2900 SM, bangsa Mesir Kuno menggunakan huruf
hieroglif. Hieroglif merupakan bahasa simbol, dimana setiap ungkapan diwakili
oleh simbol yang berbeda. Jika simbol-simbol tersebut digabungkan menjadi satu
rangkaian, maka akan menghasilkan sebuah arti yang berbeda. Bentuk tulisan dan
bahasa hieroglif ini lebih maju dibandingkan dengan tulisan bangsa Sumeria.
1.1.3.
500 SM
Manusia sudah mengenal cara membuat serat dari pohon
papyrus yang tumbuh di sekitar sungai Nil. Serat papyrus dapat digunakan
sebagai kertas. Kertas yang terbuat dari serat pohon papyrus menjadi media
untuk menulis atau media untuk menyampaikan informasi yang lebih kuat dan
fleksibel dibandingkan
dengan lempengan tanah liat yang sebelumnya juga
digunakan sebagai media informasi.
1.1.4.
105 M
Pada masa ini, bangsa Cina berhasil menemukan kertas.
Kertas yang yang dilakukan dengan menggunakan blok kayu yang ditoreh dan
dilumuri oleh tinta atau yang kita kenal sekarang dengan sistem cap.
GAMBAR 4 kertas yang ditemukan
bangsa cina
1.1.5. Tahun 1455
Pada 1455, untuk pertama kalinya Johann Gutenberg
mengembangkan mesin cetak dengan menggunakan plat huruf yang terbuat dari besi
dan dapat diganti-ganti dalam bingkai yang terbuat dari kayu.
1.1.6. Tahun 1830
Augusta Lady Byron menulis program komputer yang
pertama di dunia. Ia bekerja sama dengan Charles Babbage menggunakan mesin
analytical yang didesain sehingga mampu memasukkan data, mengolah data, dan
menghasilkan bentuk keluaran dalam sebuah kartu. Mesin ini dikenal sebagai
bentuk komputer digital yang pertama, walaupun cara kerjanya lebih bersifat mekanis
daripada bersifat digital.
1.1.7. Tahun 1837
Telegraf dan Penemunya (Samuel Morse) Samuel Morse
mengembangkan telegraf dan bahasa kode morse bersama Sir William Cook dan Sir
Charles Wheatstone. Morse menggunakan kode-kode sederhana untuk mewakili
pesan-pesan yang ingin dikirimkan dengan menggunakan pulsa listrik melalui
kabel tunggal. Namun sinyal-sinyal yang dapat dikirim dengan baik hanya berada
dalam jarak 32 km. Untuk jarak yang lebih jauh, sinyal-sinyal yang diterima
menjadi terlalu lemah untuk direkam. Kemudian, Morse membangun peralatan relai
yang ditempatkan di setiap 32 km dari stasiun sinyal. Relai tersebut berfungsi
untuk mengulangi sinyal yang diterima dan mengirimnya kembali ke 32 km berikutnya.
Relai terdiri dari sakelar yang dioperasikan secara elektromagnetik. Sistem
telegraf kemudian segera digunakan untuk bisnis yang membutuhkan pengiriman
pesan secara cepat untuk jarak yang jauh, seperti surat kabar dan pesan untuk
perjalanan kereta api.
GAMBAR 5 telegram dan penemunya
1.1.8. Tahun 1877
Pada 1877, Alexander Graham Bell menciptakan dan
mengembangkan telepon yang dipergunakan pertama kali secara umum. Pada 1879,
sistem pemanggilan telepon mulai menggunakan nomor yang menggantikan sistem
pemanggilan nama. Hal ini untuk mencegah operator yang tidak mengenal semua
pelanggan. Sistem penomoran telepon menggunakan huruf dan angka, dimana nomor
telepon menggunakan sistem dua huruf dan lima digit angka.
1.1.9. Tahun 1889
Pada 1889, Herman Hollerith menerapkan prinsip kartu
perforasi untuk melakukan penghitungan. Tugas pertamanya adalah menemukan cara
yang lebih cepat untuk melakukan perhitungan bagi Biro Sensus Amerika Serikat.
Sensus yang dilakukan pada 1880 membutuhkan waktu tujuh tahun untuk
menyelesaikan perhitungan. Dengan berkembangnya populasi, Biro Sensus tersebut
memperkirakan bahwa dibutuhkan waktu sepuluh tahun untuk menyelesaikan
perhitungan sensus.
Hollerith menggunakan kartu perforasi untuk memasukkan
data sensus yang kemudian diolah oleh alat tersebut secara mekanik. Sebuah
kartu dapat menyimpan hingga 80 variabel. Dengan menggunakan alat tersebut,
hasil sensus dapat diselesaikan dalam waktu enam minggu. Selain memiliki
keuntungan dalam bidang kecepatan, kartu tersebut berfungsi sebagai media
penyimpan data. Tingkat kesalahan perhitungan juga dapat ditekan secara drastis
1.1.10.
Tahun 1931
Pada 1931, Vannevar Bush membuat sebuah kalkulator
untuk menyelesaikan persamaan differensial. Mesin tersebut dapat menyelesaikan
persamaan differensial kompleks yang selama ini dianggap rumit oleh kalangan
pelajar dan mahasiswa. Mesin tersebut sangat besar dan berat karena ratusan
gerigi dan poros yang dibutuhkan untuk melakukan perhitungan.
1.1.11. Tahun 1939
Pada 1939, Dr. John V. Atanasoff dan dibantu oleh
Clifford Berry berhasil menciptakan komputer elektronik digital pertama. Sejak
saat ini, komputer terus mengalami perkembangan sehingga menjadi semakin
canggih. Mengenai sejarah perkembangan komputer ini akan dijelaskan pada bagian
berikutnya.
1.1.12. Tahun 1973 – 1990
Pada masa ini, istilah internet diperkenalkan dalam
sebuah paper tentang TCP/IP. Secara harfiah, internet (interconnected
networking) diartikan sebagai rangkaian komputer yang terhubung di dalam
beberapa rangkaian. Rangkaian pusat yang membentuk internet diawali pada 1969
sebagai ARPANET yang dibangun oleh ARPA (United States Department of Defense
Advanced Research Projects Agency). Beberapa penyelidikan awal yang disumbang
oleh ARPANET di antaranya adalah kaedah rangkaian tanpa pusat (decentralised
network), teori queueing, dan kaedah pertukaran paket (packet switching).
Pada 1981, National Science Foundation mengembangkan
backbone yang disebut CSNET dengan kapasitas 56 Kbps untuk setiap institusi
dalam pemerintahan.
Pada 1 Januari 1983, ARPANET menukar protokol rangkaian
pusatnya, dari NCP ke TCP/IP. Ini merupakan awal dari Internet yang kita kenal
sekarang. Kemudian pada 1986, IETF mengembangkan sebuah server yang berfungsi
sebagai alat koordinasi di antara DARPA, ARPANET, DDN, dan Internet Gateway.
Pada 1990-an, internet telah berkembang dan menyambungkan banyak pengguna
jaringan-jaringan komputer yang ada.
1.1.13.
Tahun 1991 – Sekarang
Sistem bisnis dalam bidang IT pertama kali terjadi
ketika CERN memungut bayaran dari para anggotanya untuk menanggulangi biaya
operasionalnya. Pada 1992, mulai terbentuk komunitas internet dan
diperkenalkannya istilah World Wide Web (www) oleh CERN. Pada 1993, NSF
membentuk InterNIC untuk menyediakan jasa pelayanan internet menyangkut direktori
dan penyimpanan data serta database (oleh AT&T), jasa registrasi (oleh
Network Solution Inc), dan jasa informasi (oleh General Atomics/CERFnet). Pada
1994, pertumbuhan internet melaju dengan sangat cepat dan mulai merambah ke
dalam berbagai segi kehidupan manusia dan menjadi bagian yang tidak dapat
dipisahkan dari manusia. Pada 1995, perusahaan umum mulai diperkenankan menjadi
provider dengan membeli jaringan di backbone. Langkah ini memulai pengembangan
teknologi informasi, khususnya internet dan penelitian-penelitian untuk
mengembangkan sistem dan alat yang lebih canggih.
TABEL 1
sejarah perkembangan tehnologi informasi dan
komunikasi dari tahun 1972
|
Tahun
|
Peristiwa penting
|
|
1972 s/d 1975
|
· PUSILKOM UI mulai melakukan kegiatan operasional
komputasi di lingkungan kampus UI.
· UI mengirimkan 2 (dua) orang staf PUSILKOM ke
Amerika Serikat untuk melanjutkan studi tentang ilmu
komputer.
|
|
1975 s/d 1986
|
– UI kembali mengirimkan 4 (empat) orang staf
PUSILKOM ke
Amerika Serikat untuk melanjutkan studi tentang ilmu
komputer.
|
|
1984
|
Beberapa jaringan teknologi informasi
di Indonesia mulai
terhubung ke internet melalui jaringan UI-net.
Jaringan
internet Indonesia pada saat itu berjalan
di atas protokol UUC,
sedangkan umumnya menggunakan TCP/IP. Domain .id
sudah
muncul dan diakui pada tahun ini.
|
|
1986-an
|
· Terbentuknya jaringan yang menghubungkan
kampuskampus
besar Indonesia, mulai UI, ITB, UGM, ITS,
UNHAS, Universitas Terbuka dan Dirjen Pendidikan
Tinggi (Dikti) Depdikbud. Jaringan besar ini disebut
UNINET. Jaringan yang dibuat dengan bantuan dari
luar
negeri ini menggunakan infratruktur jaringan telepon
kabel konvensional, SKDP milik PT Indosat, serta
SKDP
via satelit (packsatnet). Ada 4
buah server yang dibuat dan
ditempatkan di lokasi ITB, UI, UGM, dan ITS.
· UI membuka program studi ilmu komputer pertama
untuk
jenjang S-1.
· Adanya kegiatan Amatir Radio club(ARC)
ITB yang
membangun jaringan internet dengan menggunakan
komputer Apple II dihubungkan
dengan jaringan
komunikasi memakai link radio amatir
untuk
mengoperasikan internet.
|
|
1988
|
Program studi ilmu komputer untuk jenjang S-2 dibuka
di UI.
|
|
1988 s/d 1989
|
UI dipilih menjadi gateway internet
pertama di Indonesia,
sekaligus sebagai koordinator pendaftaran domain .id
internet
protokol berbasis UUC.
|
|
1990-an
|
Mulai dikembangkannya jaringan komputer dengan
menggunakan teknologi packet radio pada band 70 cm
dan 2 m
secara luas.
|
|
1986 s/d 1993
|
PUSILKOM UI ditunjuk oleh Depdikbud sebagai salah
satu
Pusat Antar universitas (PAU) dalam bidang ilmu
komputer.
|
|
1993
|
· Fakultas Ilmu Komputer (FASILKOM) UI diresmikan
oleh Mendikbud.
· Indonesia secara resmi terhubung dengan
internet
mengguankan protocol TCP/IP dan domain .id mulai
diakui keberadaanya di internet tepatnya pada
tanggal 4
Maret 1993.
· IPTEKNET menjadi situs pertama yang resmi
terhubung
dengan internet.
|
|
1994
|
Munculnya Internet Service Provider(ISP)
pertama di
Indonesia yaitu indonet (www.indo.net.id
|
|
1995
|
· PT Telkom melalui divisi riset dan teknologi
memberikan
sambungan leased line 14,4 Kbps
sebagai bagian dari
IPTEKNET.
· Departemen Pekerjaan Umum tercatat sebagai
instansi
departemen pemerintah Indonesiayang pertama
kali on line(www.pu.go.id)
|
|
1996
|
· ITB terhubung ke jaringan penelitianAsia Internet
Interconnection Initiatives (AI3). Bandwidth
internet pun
di tambah sampai 1,5 Mbps ke Jepang yang terus
ditambah dengan sambungan ke TelkomNet dan IIX 2
Mbps.
· Terbentuknya APJII (Asosiasi Penyelenggara Jasa
Internet
Indonesia) yang memfasilitasi munculnya banyak ISP.
· Munculnya layanan internet dial up dengan akses
33,6
Kbps.
|
|
1997
|
Layanan internet dial up mengalami kenaikan dari
33,6 Kbps
menjadi rata-rata 56 Kbps.
|
|
1998
|
Pemerintah daerah mulai masuk ke internet. Pemda
pertama
yang melakukan koneksi ke internet adalah Pemerintah
Daerah
Samarinda (www.samarinda.go.id).
|
|
1999
|
· Dikeluarkannya UU tentang telekomunikasi no.
36/1999.
· Inisiatif gerakan berbasis teknologi informasi
mulai
mencapai puncaknya.
· Perusahaan dotcom dan media-media yang memiliki
segmen pendidikan teknologi informasi bermunculan di
Indonesia.
· Kegiatan promosi, pameran, seminar, dan konferensi
internasional teknologi informasi di selenggarakan secar
beruntun.
|
TABEL 2
Perkembangan teknologi informasi mulai tahun 1994
|
Tahun
|
Peristiwa
Penting
|
|
|
1994
|
Apple dan IBM
mengenalkan PC dengan aplikasi video yang telahbuilt in di dalam PC.
Wireless data
untuk computer portable yang kecil, dan penemuan Web browser
Mosaic.
Netscape pertama
kali diluncurkan di internet.
Radio internet
pertama di dunia muncul dari Las Vegas, Amerika Serikat.
Perampokan
pertama di internet diumumkan terjadi, dilakukan dari St. Petersburg di Rusia
dengan sasaran Citibank di Amerika antara bulan Juli dan Agustus.
Iklan melalui
e-mail pertama terjadi di usenet (news group) dilakukan oleh Carter dan
Siegal untuk mendaftarkan green card.
Rancangan
penjelajahan 3 (tiga) dimensi pertama.
Pemesanan Pizza
pertama di dunia oleh Pizza Hut.
Bank virtual
pertama yaitu FIRST virtual dengan alamat www.Fv.com.
|
|
|
1995 ·
|
Radio Hongkong
menjadi radio yang on line 24 jam sehari melalui internet.
Go publik
perusahaan dotcom pertama (Netscape) pada bulan Agustus.
|
|
1996
|
Muncul Web TV
|
|
1997
|
Jaringan komputer
semakin berkembang luas. Domain internet yang muncul melebihi 1,3 juta buah.
|
|
1998
|
Host di internet
melampaui lebih dari 30 juta.
Perangko pertama
di dunia dijualon line oleh US Postal. E-commerce dipopulerkan
oleh Bill Clinton lewat pertemuan APEC diMalaysia
Home
video komputer meledak di seluruh dunia.
Media penyimpanan
video berubah dari tape ke bentuk optik
|
|
1999
|
Muncul
aplikasi video phone.
TV interaktif
mulai digunakan untuk bermain game dan terhubung ke pemirsa
lain, selain untuk kegiatan shopping.
|
|
2000-an
|
Diperkirakan teleconference akan
merubah perjalanan bisnis fisik yang dilakukan saat ini.
HDTV mulai
diluncurkan.
“Black
April” terjadi di bursa saham Nasdaq, yaitu jatuhnya harga saham
besar-besaran di perusahaan dotcom dunia pada tanggal 17 April 2000.
|
|
2010-an
|
Diperkirakan
lebih dari 20% pekerja Amerika Serikat akan bekerja dari rumah memakai sistem
komputer.
|
|
2012-an
|
Diperkirakan
warga Negara Amerika Serikat akan memilih presidennya dari rumah mereka
secara on line.
|
di Sekolah Dasar belum
semuanya memanfaatkan Teknologi Informasi dan Komunikasi (TIK). Pada umumnya,
guru sebagai pengajar masih banyak menggunakan metode dan media konvensional
dalam mengajarkan materi pembelajaran, Metode ceramah dan penugasan masih
mendominasi setiap pembelajaran di kelas. Guru masih memanfaatkan media
pembelajaran sederhana : catatan, contoh
di papan tulis, gambar dan Lembar Kerja Siswa (LKS) dianggap sudah cukup
memudahkan guru dan siswa dalam pembelajaran. Kondisi inilah penyebab kurangnya
motivasi siswa dalam belajar. Pembelajaran mendengarkan akan semakin
membosankan siswa apabila materi pembelajaran selalu dibacakan guru. Hal ini
akan lebih parah lagi jika yang membacakan materi pembelajaran adalah salah
satu siswa. Guru pun menjadi jenuh dalam mengajar yang pada akhirnya berakibat
kegagalan dalam pengajaran,target kurikulum tidak tercapai dan daya serap
rendah. Untuk mengatasi situasi
pembelajaran di dalam kelas yang menjemukan, guru perlu mengembangan bahan ajar
dan menciptakan model pembelajaran dengan memanfaatkan media TIK.
Dalam Renstra Departemen Pendidikan
Nasional tahun 2005-2009, program pengembangan TIK bidang pendidikan akan dilaksanakan melaluitahap-tahap
sebagai berikut:Tahap pertama meliputi (a)
merancang sistem jaringan yang
mencakup jaringan internet, yang menghubungkan sekolah-sekolah dengan pusat datadan
aplikasi, serta jaringan internet sebagai sarana dan media komunikasi
daninformasi di sekolah, (b) merancang dan membuat aplikasi database,
(c)merancang dan membuat aplikasi manajemen untuk pengelolaan pendidikandi pusat,
daerah, dan sekolah, dan (d) merancang dan membuat aplikasi pembelajaran
berbasis web, multimedia, dan interaktif.2.Tahap kedua meliputi (a) melakukan
implementasi sistem pada sekolah-sekolah di Indonesia yang meliputi pengadaan
sarana/prasarana TIK dan pelatihan tenaga pelaksana dan guru dan (b)
merancang dan membuat aplikasi pembelajaran 3.Tahap ketiga adalah tahap
memperluas implementasi sistem di sekolah-sekolah.
Jika
dilihat berdasarkan jenis kegiatannya, maka TIK dapat bermanfaat untuk:
PenelitianPenelitian dalam bentuk proses
pencarian data, pengolahan data, sehinggahasil yang bagus dan bermanfaat dari
suatu penelitian dapat diperoleh.Disamping itu, proses penyebaran informasi
hasil penelitian diharapkan lebihcepat dan tepat pada sasaran yang dituju.
Perpustakaan OnlinePerpustakaan online
adalah fasilitas perpustakaan dalam dunia digital yangada di internet yang
memungkinkan seseorang pencari informasi dapatmengakses ke segala sumber ilmu
pengetahuan dengan cara yang mudah tanpaadanya batasan waktu dan jarak.
4.1.
Sarana Belajar Interaktif ,Penggunaan
alat teknologi informasi seperti LCD Proyektor dan CD-ROMMultimedia menjadikan
suasana belajar lebih menarik dan interaktif.Kreativitas seorang guru dan
keaktifan siswa bisa menciptkakan suasanakomunikasi dua arah.
4.2.
Akses Informasi Akademik secara
OnlinePenggunaan internet memungkinkan informasi akademik
seperti pengumuman, pendaftaran siswa baru (PMB), sistem penilaian, dan sisteminformasi
sekolah dituangkan dalam bentuk digital di internet yang dapatdiakses oleh
pihak sekolah dan beberapa orang yang membutuhkannya secaraonline. Mereka tidak
harus dating ke lokasi namun cukup mengakses lewatinternet dari tempat
tinggalnya masing-masing.
Kecenderungan
perkembangan dan implikasi dunia pendidikan di Indonesia dimasa mendatang adalah
:
5.1.
Berkembangnya pendidikan terbuka dengan
modus belajar jarak jauh(distance learning)Sharing resource
5.2.
bersama antar lembaga pendidikan / latihan dalam sebuah jaringan.
5.3.
Penggunaan perangkat teknologi informasi
interaktif, seperti CD-ROMMultimedia, dalam pendidikan secara bertahap
menggantikan TV dan Video
6.1.
Perpustakaan elektronik
(e-library)Revolusi teknologi informasi tidak hanya mengubah
konsep pendidikan di kelas tetapi juga membuka dunia baru bagi perpustakaan.Perpustakaan
yang biasanya merupakan arsip buku-buku dengan
6.2.
dibantuteknologi
informasi dan internet dapat dengan mudah mengubah
konsep perpustakaan yang pasif menjadi lebih agresif dalam berinteraksi dengan penggunaannya.
6.3.
Dengan banyaknya perpustakaan tersambung ke internet,sumber
ilmu pengetahuan yang biasanya terbatas ada di perpustakaan menjaditidak
terbatas.
6.4.
Surat
elektronik (e-mail)Dengan aplikasi e-mail, seorang guru, orang tua, pengelola,
dan siswadapat dengan mudah saling berhubungan. Pihak sekolah dapat
membuatlaporan perkembangan siswa dan prestasi belajar baik diminta orang tua
atau pun tidak. Dalam kegiatan belajar diluar sekolah, siswa yang menghadapaikesulitam
materi pelajaran dapat bertanya lewat e-mail kepada pihak sekolahatau guru
bidang studi. Demikian pula untuk guru yang berhalangan hadirdapat memberikan
tugas via e-mail kepada siswa.
6.5.
EnsiklopediaSebagian perusahaan yang
menjalankan ensiklopedia saat ini telahmulai bereksperimen menggunakan CD-ROM
untuk menampung ensiklopediasehingga diharapkan ensiklopedia di masa mendatang
tidak hanya berisitulisan dan gambar saja, tetapi juga video dan audio.
BAB III
PENUTUP
1.
KESIMPULAN
Sejarah perkemabangan
teknologi informasi dan komunikasi atau TIK juga tak lepas dari sejarah
peradaban manusia di Bumi ini. Pada zaman dulu penyampaian informasi juga
dilakukan mulai dari gambar-gambar yang terletak pada dinding gua, peletakan
tonggak sejarah berupa prasasti, sampai saat ini kita mengenal Internet sebagai
sarana/alat penyampaian informasi yang begitu cepat. Berikut ini adalah sejarah
perkembangan TIK (Teknologi Informasi dan Komunikasi) mulai dari zaman
pra-sejarah sampai ke zaman modern sekarang ini. Sekolah
dasar memiliki peranan penting dan strategis dalam menyelenggarakan pendidikan.
Dapat dikatakan demikian karena melalui pendidikan dasar, peserta didik akan
mulai mendapatkan pengalaman belajarnya. Saat berada di jenjang sekolah dasar,
peserta didik mulai dikenalkan dengan berbagai konsep-konsep pembelajaran
seperti membaca, menulis, dan berhitung.
DAFTAR PUSTAKA
Bungin, Burhan.(2006). Teknik Praktis Riset Komunikasi.
Jakarta: Kencana Prenada Media Group. Hoesin, Hanif dan Baso Saleh. 2009.
Penggunaan Komputer dan Internet di Indonesia. Jurnal Pekomnas Penelitian
Komunikasi dan Media Massa Makassar.. Vol.12, tahun 2009, hal 15- 29. Indrajit
R. dan Djokopranoto, R. (2006). Manajemen Perguruan Tinggi Modern.Yogyakarta:
Penerbit ANDI. Rhodes,I.K.(1993). Literacy Assesment. Heineman Educational
Book.Inc.