Sabtu, 27 Januari 2018

MAKALAH PERKEMBANGAN TIK DI SEKOLAH DASAR

(Perkembangan TIK di Sekolah Dasar )
Dosen pengampu:restiyek


Disusun oleh:
1.      Indri yani gultom
2.      Linda nurhayati



Kata pengantar

Puji syukur kehadirat Tuhan Yang Maha Kuasa atas segala limpahan Rahmat, Taufik dan Hinayahnya sehingga kami dapat menyelesaikan penyusunan makalah ini dalam bentuk maupun isinya yang sangat sederhana, kami mengucapkan terimakasih kepada dosen pengampu yang sudah mengarahkan kami untuk menulis makalah ini, dan juga kepada semua pihak yang telah mendukung terselesaikannya makalah ini. Semoga makalah ini dapat dipergunakan sebagai salah satu acuan, petunjuk maupun pedoman bagi pembaca dalam memahami sejarah perkembangan tehnologi informasi dan komunikasi.Harapan kami semoga makalah ini membantu menambah pengetahuan dan pengalaman bagi para pembaca, sehingga kami dapat memperbaiki bentuk maupun isi makalah ini sehingga kedepannya dapat lebih baik.Makalah ini kami akui masih banyak kekurangan karena pengalaman yang kami miliki masih sangat terbatas. Oleh kerena itu kami harapkan kepada para pembaca untuk memberikan masukan-masukan yang bersifat membangun untuk kesempurnaan makalah ini.














Bogor,.........2017


penulis

Daftar isi






Daftar gambar




Daftar tabel




BAB I
PENDAHULUAN

A.   Latar belakang

Pada era globalisasi,perkembanganTeknologi Informasi dan Komunikasi semakin berkembang pesat. Perkembangannya telahmembawa perubahan dalam percepatan dan inovasi penyelenggaraan pendidikan. Dalam bidang pendidikan, 
TIK banyak memiliki peranan.Kemajuan teknologi adalah sesuatu yang tidak bisa kita hindari dalamkehidupan ini, karena kemajuan teknologi akan berjalan sesuai dengan kemajuan ilmu pengetahuan.
Serta dirasa mempunyai dampak yang positif, karena dengan berkembangnya tehnologi informasi dan komunikasi dalam dunia pendidikan mulai memperlihatkan perubahan yang signifikan.Teknologi Informasi seakan telah menjadi pengalihfungsian buku, guru dansistem pengajaran yang sebelumnya masih bersifat konvensional.Teknologi informasi menyebabkan ilmu pengetahuan menjadi kian berkembang. 
Setiap inovasi diciptakan untuk memberikan manfaat bagikehidupan manusia. Memberikan banyak kemudahan, serta sebagai cara baru dalam melakukan aktifitas manusia.
 Namun, TIK juga memiliki banyak kekurangan. TIK tidak hanya memberikan dampak positi, namun juga memiliki dampak negatif terhadap kehidupan, salah satunya yaitu di bidang pendidikan.Penemuan berbagai macam teknologi dalam pendidikan mampumembawa pendidikan menuju kearah yang lebih baik. Saat ini, jarak danwaktu bukanlah sebagai masalah yang berarti untuk mendapatkanilmu. Berbagai aplikasi tercipta untuk memudahkan mencari suatu sumber yang dibutuhkan dari mana saja, kapan saja, dan oleh siapa saja. Dengan adanya berbagai kemajuan yang ada pada saat ini diharapkan dapat danmampu memanfaatkan teknologi yang ada tersebut dengan sebaik mungkin, agar memiliki wawasan yang lebih luas serta tidak tertinggal. Salah satu jenjang pendidikan yang mulai memanfaatkan perkembangan dalam teknologi informasi dan komunikasi adalah sekolah
dasar. Sekolah dasar memiliki peranan penting dan strategis dalam menyelenggarakan pendidikan. Dapat dikatakan demikian karena melalui pendidikan dasar, peserta didik akan mulai mendapatkan pengalaman belajarnya. Saat berada di jenjang sekolah dasar, peserta didik mulai dikenalkan dengan berbagai konsep-konsep pembelajaran seperti membaca, menulis, dan berhitung. Dari konsep-konsep tersebut selanjutnya peserta didik akan dikenalkan pada berbagai konsep dan pengertian yang lebih kompleks hingga akhirnya peserta didik dapat melanjutkan ke jenjang berikutnya. Dengan demikian dapat dikatakan bahwa sekolah dasar merupakan penentu keberhasilan belajar pada jenjang berikutnya. Oleh
karena itu perlu diupayakan cara untuk memaksimalkan kualitas peserta didik di sekolah dasar. makalah ini akan mengulas sedikit sejarah TIK yang sudah di pelajari di sekolah dasar.

 

BAB II
PEMBAHASAN

1.     Sejarah perkembangan TIK Secara umum

Sejarah perkemabangan teknologi informasi dan komunikasi atau TIK juga tak lepas dari sejarah peradaban manusia di Bumi ini. Pada zaman dulu penyampaian informasi juga dilakukan mulai dari gambar-gambar yang terletak pada dinding gua, peletakan tonggak sejarah berupa prasasti, sampai saat ini kita mengenal Internet sebagai sarana/alat penyampaian informasi yang begitu cepat. Berikut ini adalah sejarah perkembangan TIK (Teknologi Informasi dan Komunikasi) mulai dari zaman pra-sejarah sampai ke zaman modern sekarang ini.

1.1.            Masa Prasejarah

Pada zaman ini, teknologi informasi dan komunikasi yang dilakukan oleh manusia berfungsi sebagai sistem untuk pengenalan bentuk-bentuk yang manusia kenal. Untuk menggambarkan informasi yang diperoleh, mereka menggambarkannya pada dinding-dinding gua tentang berburu dan binatang buruannya. Pada masa ini, manusia mulai mengidentifikasi benda-benda yang ada di sekitar lingkungan tempat tinggal mereka, kemudian melukiskannya pada dinding gua tempat tinggalnya. Awal komunikasi mereka pada zaman ini hanya berkisar pada bentuk suara dengusan dan menggunakan isyarat tangan.
Pada zaman prasejarah mulai diciptakan dan digunakan alat-alat yang menghasilkan bunyi dan isyarat, seperti gendang, terompet yang terbuat dari tanduk binatang, dan isyarat asap sebagai alat pemberi peringatan terhadap bahaya.
1.1.1.      3000 SM
Untuk yang pertama kali, tulisan digunakan oleh bangsa Sumeria dengan menggunakan simbol-simbol yang dibentuk dari piktografi sebagai huruf. Simbol atau huruf-huruf ini juga mempunyai bentuk bunyi (penyebutan) yang berbeda sehingga mampu menjadi kata, kalimat, dan bahasa.



GAMBAR 1 PIKTOGRAFI
1.1.2.      2900 SM
Pada 2900 SM, bangsa Mesir Kuno menggunakan huruf hieroglif. Hieroglif merupakan bahasa simbol, dimana setiap ungkapan diwakili oleh simbol yang berbeda. Jika simbol-simbol tersebut digabungkan menjadi satu rangkaian, maka akan menghasilkan sebuah arti yang berbeda. Bentuk tulisan dan bahasa hieroglif ini lebih maju dibandingkan dengan tulisan bangsa Sumeria.
GAMBAR 2 Hieroglif
1.1.3.      500 SM
Manusia sudah mengenal cara membuat serat dari pohon papyrus yang tumbuh di sekitar sungai Nil. Serat papyrus dapat digunakan sebagai kertas. Kertas yang terbuat dari serat pohon papyrus menjadi media untuk menulis atau media untuk menyampaikan informasi yang lebih kuat dan fleksibel dibandingkan


dengan lempengan tanah liat yang sebelumnya juga digunakan sebagai media informasi.
GAMBAR 3 Serat papyrus

1.1.4.      105 M
Pada masa ini, bangsa Cina berhasil menemukan kertas. Kertas yang yang dilakukan dengan menggunakan blok kayu yang ditoreh dan dilumuri oleh tinta atau yang kita kenal sekarang dengan sistem cap.
GAMBAR 4 kertas yang ditemukan bangsa cina



1.2. Masa Modern (1400 M s.d. Sekarang)

1.1.5.      Tahun 1455
Pada 1455, untuk pertama kalinya Johann Gutenberg mengembangkan mesin cetak dengan menggunakan plat huruf yang terbuat dari besi dan dapat diganti-ganti dalam bingkai yang terbuat dari kayu.
1.1.6.      Tahun 1830
Augusta Lady Byron menulis program komputer yang pertama di dunia. Ia bekerja sama dengan Charles Babbage menggunakan mesin analytical yang didesain sehingga mampu memasukkan data, mengolah data, dan menghasilkan bentuk keluaran dalam sebuah kartu. Mesin ini dikenal sebagai bentuk komputer digital yang pertama, walaupun cara kerjanya lebih bersifat mekanis daripada bersifat digital.
1.1.7.      Tahun 1837
Telegraf dan Penemunya (Samuel Morse) Samuel Morse mengembangkan telegraf dan bahasa kode morse bersama Sir William Cook dan Sir Charles Wheatstone. Morse menggunakan kode-kode sederhana untuk mewakili pesan-pesan yang ingin dikirimkan dengan menggunakan pulsa listrik melalui kabel tunggal. Namun sinyal-sinyal yang dapat dikirim dengan baik hanya berada dalam jarak 32 km. Untuk jarak yang lebih jauh, sinyal-sinyal yang diterima menjadi terlalu lemah untuk direkam. Kemudian, Morse membangun peralatan relai yang ditempatkan di setiap 32 km dari stasiun sinyal. Relai tersebut berfungsi untuk mengulangi sinyal yang diterima dan mengirimnya kembali ke 32 km berikutnya. Relai terdiri dari sakelar yang dioperasikan secara elektromagnetik. Sistem telegraf kemudian segera digunakan untuk bisnis yang membutuhkan pengiriman pesan secara cepat untuk jarak yang jauh, seperti surat kabar dan pesan untuk perjalanan kereta api.



GAMBAR 5 telegram dan penemunya
1.1.8.      Tahun 1877
Pada 1877, Alexander Graham Bell menciptakan dan mengembangkan telepon yang dipergunakan pertama kali secara umum. Pada 1879, sistem pemanggilan telepon mulai menggunakan nomor yang menggantikan sistem pemanggilan nama. Hal ini untuk mencegah operator yang tidak mengenal semua pelanggan. Sistem penomoran telepon menggunakan huruf dan angka, dimana nomor telepon menggunakan sistem dua huruf dan lima digit angka.

1.1.9.      Tahun 1889
Pada 1889, Herman Hollerith menerapkan prinsip kartu perforasi untuk melakukan penghitungan. Tugas pertamanya adalah menemukan cara yang lebih cepat untuk melakukan perhitungan bagi Biro Sensus Amerika Serikat. Sensus yang dilakukan pada 1880 membutuhkan waktu tujuh tahun untuk menyelesaikan perhitungan. Dengan berkembangnya populasi, Biro Sensus tersebut memperkirakan bahwa dibutuhkan waktu sepuluh tahun untuk menyelesaikan perhitungan sensus.
Hollerith menggunakan kartu perforasi untuk memasukkan data sensus yang kemudian diolah oleh alat tersebut secara mekanik. Sebuah kartu dapat menyimpan hingga 80 variabel. Dengan menggunakan alat tersebut, hasil sensus dapat diselesaikan dalam waktu enam minggu. Selain memiliki keuntungan dalam bidang kecepatan, kartu tersebut berfungsi sebagai media penyimpan data. Tingkat kesalahan perhitungan juga dapat ditekan secara drastis



GAMBAR 6 kartu berforasi
1.1.10.  Tahun 1931
Pada 1931, Vannevar Bush membuat sebuah kalkulator untuk menyelesaikan persamaan differensial. Mesin tersebut dapat menyelesaikan persamaan differensial kompleks yang selama ini dianggap rumit oleh kalangan pelajar dan mahasiswa. Mesin tersebut sangat besar dan berat karena ratusan gerigi dan poros yang dibutuhkan untuk melakukan perhitungan.
1.1.11.  Tahun 1939
Pada 1939, Dr. John V. Atanasoff dan dibantu oleh Clifford Berry berhasil menciptakan komputer elektronik digital pertama. Sejak saat ini, komputer terus mengalami perkembangan sehingga menjadi semakin canggih. Mengenai sejarah perkembangan komputer ini akan dijelaskan pada bagian berikutnya.
1.1.12.  Tahun 1973 – 1990
Pada masa ini, istilah internet diperkenalkan dalam sebuah paper tentang TCP/IP. Secara harfiah, internet (interconnected networking) diartikan sebagai rangkaian komputer yang terhubung di dalam beberapa rangkaian. Rangkaian pusat yang membentuk internet diawali pada 1969 sebagai ARPANET yang dibangun oleh ARPA (United States Department of Defense Advanced Research Projects Agency). Beberapa penyelidikan awal yang disumbang oleh ARPANET di antaranya adalah kaedah rangkaian tanpa pusat (decentralised network), teori queueing, dan kaedah pertukaran paket (packet switching).



Pada 1981, National Science Foundation mengembangkan backbone yang disebut CSNET dengan kapasitas 56 Kbps untuk setiap institusi dalam pemerintahan.
Pada 1 Januari 1983, ARPANET menukar protokol rangkaian pusatnya, dari NCP ke TCP/IP. Ini merupakan awal dari Internet yang kita kenal sekarang. Kemudian pada 1986, IETF mengembangkan sebuah server yang berfungsi sebagai alat koordinasi di antara DARPA, ARPANET, DDN, dan Internet Gateway. Pada 1990-an, internet telah berkembang dan menyambungkan banyak pengguna jaringan-jaringan komputer yang ada.
1.1.13.  Tahun 1991 – Sekarang
Sistem bisnis dalam bidang IT pertama kali terjadi ketika CERN memungut bayaran dari para anggotanya untuk menanggulangi biaya operasionalnya. Pada 1992, mulai terbentuk komunitas internet dan diperkenalkannya istilah World Wide Web (www) oleh CERN. Pada 1993, NSF membentuk InterNIC untuk menyediakan jasa pelayanan internet menyangkut direktori dan penyimpanan data serta database (oleh AT&T), jasa registrasi (oleh Network Solution Inc), dan jasa informasi (oleh General Atomics/CERFnet). Pada 1994, pertumbuhan internet melaju dengan sangat cepat dan mulai merambah ke dalam berbagai segi kehidupan manusia dan menjadi bagian yang tidak dapat dipisahkan dari manusia. Pada 1995, perusahaan umum mulai diperkenankan menjadi provider dengan membeli jaringan di backbone. Langkah ini memulai pengembangan teknologi informasi, khususnya internet dan penelitian-penelitian untuk mengembangkan sistem dan alat yang lebih canggih.
TABEL 1 sejarah perkembangan tehnologi informasi dan komunikasi dari tahun 1972
Tahun
Peristiwa penting
1972 s/d 1975
· PUSILKOM UI mulai melakukan kegiatan operasional
komputasi di lingkungan kampus UI.
· UI mengirimkan 2 (dua) orang staf PUSILKOM ke
Amerika Serikat untuk melanjutkan studi tentang ilmu
komputer.

1975 s/d 1986
– UI kembali mengirimkan 4 (empat) orang staf PUSILKOM ke
Amerika Serikat untuk melanjutkan studi tentang ilmu
komputer.

1984
Beberapa jaringan teknologi informasi di Indonesia mulai
terhubung ke internet melalui jaringan UI-net. Jaringan
internet Indonesia pada saat itu berjalan di atas protokol UUC,
sedangkan umumnya menggunakan TCP/IP. Domain .id sudah
muncul dan diakui pada tahun ini.

1986-an
· Terbentuknya jaringan yang menghubungkan kampuskampus
besar Indonesia, mulai UI, ITB, UGM, ITS,
UNHAS, Universitas Terbuka dan Dirjen Pendidikan
Tinggi (Dikti) Depdikbud. Jaringan besar ini disebut
UNINET. Jaringan yang dibuat dengan bantuan dari luar
negeri ini menggunakan infratruktur jaringan telepon
kabel konvensional, SKDP milik PT Indosat, serta SKDP
via satelit (packsatnet). Ada 4 buah server yang dibuat dan
ditempatkan di lokasi ITB, UI, UGM, dan ITS.
· UI membuka program studi ilmu komputer pertama untuk
jenjang S-1.
· Adanya kegiatan Amatir Radio club(ARC) ITB yang
membangun jaringan internet dengan menggunakan
komputer Apple II dihubungkan dengan jaringan
komunikasi memakai link radio amatir untuk
mengoperasikan internet.

1988
Program studi ilmu komputer untuk jenjang S-2 dibuka di UI.

1988 s/d 1989
UI dipilih menjadi gateway internet pertama di Indonesia,
sekaligus sebagai koordinator pendaftaran domain .id internet
protokol berbasis UUC.

1990-an
Mulai dikembangkannya jaringan komputer dengan
menggunakan teknologi packet radio pada band 70 cm dan 2 m
secara luas.

1986 s/d 1993
PUSILKOM UI ditunjuk oleh Depdikbud sebagai salah satu
Pusat Antar universitas (PAU) dalam bidang ilmu komputer.

1993
· Fakultas Ilmu Komputer (FASILKOM) UI diresmikan
oleh Mendikbud.
· Indonesia secara resmi terhubung dengan internet
mengguankan protocol TCP/IP dan domain .id mulai
diakui keberadaanya di internet tepatnya pada tanggal 4
Maret 1993.
· IPTEKNET menjadi situs pertama yang resmi terhubung
dengan internet.

1994
Munculnya Internet Service Provider(ISP) pertama di
Indonesia yaitu indonet (www.indo.net.id

1995
· PT Telkom melalui divisi riset dan teknologi memberikan
sambungan leased line 14,4 Kbps sebagai bagian dari
IPTEKNET.
· Departemen Pekerjaan Umum tercatat sebagai instansi
departemen pemerintah Indonesiayang pertama kali on line(www.pu.go.id)

1996
· ITB terhubung ke jaringan penelitianAsia Internet
Interconnection Initiatives (AI3). Bandwidth internet pun
di tambah sampai 1,5 Mbps ke Jepang yang terus
ditambah dengan sambungan ke TelkomNet dan IIX 2
Mbps.
· Terbentuknya APJII (Asosiasi Penyelenggara Jasa Internet
Indonesia) yang memfasilitasi munculnya banyak ISP.
· Munculnya layanan internet dial up dengan akses 33,6
Kbps.

1997
Layanan internet dial up mengalami kenaikan dari 33,6 Kbps
menjadi rata-rata 56 Kbps.

1998
Pemerintah daerah mulai masuk ke internet. Pemda pertama
yang melakukan koneksi ke internet adalah Pemerintah Daerah
Samarinda (www.samarinda.go.id).

1999
· Dikeluarkannya UU tentang telekomunikasi no. 36/1999.
· Inisiatif gerakan berbasis teknologi informasi mulai
mencapai puncaknya.
· Perusahaan dotcom dan media-media yang memiliki
segmen pendidikan teknologi informasi bermunculan di
Indonesia.
· Kegiatan promosi, pameran, seminar, dan konferensi
internasional teknologi informasi di selenggarakan secar beruntun.


TABEL 2  Perkembangan teknologi informasi mulai tahun 1994
Tahun
Peristiwa Penting
1994
Apple dan IBM mengenalkan PC dengan aplikasi video yang telahbuilt in di dalam PC.
Wireless data untuk computer portable yang kecil, dan penemuan Web browser Mosaic.
Netscape pertama kali diluncurkan di internet.
Radio internet pertama di dunia muncul dari Las Vegas, Amerika Serikat.
Perampokan pertama di internet diumumkan terjadi, dilakukan dari St. Petersburg di Rusia dengan sasaran Citibank di Amerika antara bulan Juli dan Agustus.
Iklan melalui e-mail pertama terjadi di usenet (news group) dilakukan oleh Carter dan Siegal untuk mendaftarkan green card.
Rancangan penjelajahan 3 (tiga) dimensi pertama.
Pemesanan Pizza pertama di dunia oleh Pizza Hut.
Bank virtual pertama yaitu FIRST virtual dengan alamat www.Fv.com.

1995 ·
Radio Hongkong menjadi radio yang on line 24 jam sehari melalui internet.
Go publik perusahaan dotcom pertama (Netscape) pada bulan Agustus.

1996
Muncul Web TV
1997
Jaringan komputer semakin berkembang luas. Domain internet yang muncul melebihi 1,3 juta buah.

1998
Host di internet melampaui lebih dari 30 juta.
Perangko pertama di dunia dijualon line oleh US Postal. E-commerce dipopulerkan oleh Bill Clinton lewat pertemuan APEC diMalaysia
Home video komputer meledak di seluruh dunia.
Media penyimpanan video berubah dari tape ke bentuk optik


1999
Muncul aplikasi video phone.
TV interaktif mulai digunakan untuk bermain game dan terhubung ke pemirsa lain, selain untuk kegiatan shopping.
2000-an
Diperkirakan teleconference akan merubah perjalanan bisnis fisik yang dilakukan saat ini.
HDTV mulai diluncurkan.
“Black April” terjadi di bursa saham Nasdaq, yaitu jatuhnya harga saham besar-besaran di perusahaan dotcom dunia pada tanggal 17 April 2000.

2010-an
Diperkirakan lebih dari 20% pekerja Amerika Serikat akan bekerja dari rumah memakai sistem komputer.

2012-an
Diperkirakan warga Negara Amerika Serikat akan memilih presidennya dari rumah mereka secara on line.


2.      Sejarah perkembangan TIK di Sekolah Dasar

di Sekolah Dasar belum semuanya memanfaatkan Teknologi Informasi dan Komunikasi (TIK). Pada umumnya, guru sebagai pengajar masih banyak menggunakan metode dan media konvensional dalam mengajarkan materi pembelajaran, Metode ceramah dan penugasan masih mendominasi setiap pembelajaran di kelas. Guru masih memanfaatkan media pembelajaran  sederhana : catatan, contoh di papan tulis, gambar dan Lembar Kerja Siswa (LKS) dianggap sudah cukup memudahkan guru dan siswa dalam pembelajaran. Kondisi inilah penyebab kurangnya motivasi siswa dalam belajar. Pembelajaran mendengarkan akan semakin membosankan siswa apabila materi pembelajaran selalu dibacakan guru. Hal ini akan lebih parah lagi jika yang membacakan materi pembelajaran adalah salah satu siswa. Guru pun menjadi jenuh dalam mengajar yang pada akhirnya berakibat kegagalan dalam pengajaran,target kurikulum tidak tercapai dan daya serap rendah.  Untuk mengatasi situasi pembelajaran di dalam kelas yang menjemukan, guru perlu mengembangan bahan ajar dan menciptakan model pembelajaran dengan memanfaatkan  media TIK.

3.     Tahap perkembangan Teknologi Informasi dan Komunikasi dalamPendidikan

 Dalam Renstra Departemen Pendidikan Nasional tahun 2005-2009, program pengembangan TIK bidang pendidikan akan dilaksanakan melaluitahap-tahap sebagai berikut:Tahap pertama meliputi (a) merancang sistem jaringan yang mencakup jaringan internet, yang menghubungkan sekolah-sekolah dengan pusat datadan aplikasi, serta jaringan internet sebagai sarana dan media komunikasi daninformasi di sekolah, (b) merancang dan membuat aplikasi database, (c)merancang dan membuat aplikasi manajemen untuk pengelolaan pendidikandi pusat, 
daerah, dan sekolah, dan (d) merancang dan membuat aplikasi pembelajaran berbasis web, multimedia, dan interaktif.2.Tahap kedua meliputi (a) melakukan implementasi sistem pada sekolah-sekolah di Indonesia yang meliputi pengadaan sarana/prasarana TIK dan pelatihan tenaga pelaksana dan guru dan (b) merancang dan membuat aplikasi pembelajaran 3.Tahap ketiga adalah tahap memperluas implementasi sistem di sekolah-sekolah.




4.     Manfaat Teknologi Informasi dan Komunikasi dalam pendidikan

Jika dilihat berdasarkan jenis kegiatannya, maka TIK dapat bermanfaat untuk:
PenelitianPenelitian dalam bentuk proses pencarian data, pengolahan data, sehinggahasil yang bagus dan bermanfaat dari suatu penelitian dapat diperoleh.Disamping itu, proses penyebaran informasi hasil penelitian diharapkan lebihcepat dan tepat pada sasaran yang dituju.
Perpustakaan OnlinePerpustakaan online adalah fasilitas perpustakaan dalam dunia digital yangada di internet yang memungkinkan seseorang pencari informasi dapatmengakses ke segala sumber ilmu pengetahuan dengan cara yang mudah tanpaadanya batasan waktu dan jarak.
4.1.            Sarana Belajar Interaktif ,Penggunaan alat teknologi informasi seperti LCD Proyektor dan CD-ROMMultimedia menjadikan suasana belajar lebih menarik dan interaktif.Kreativitas seorang guru dan keaktifan siswa bisa menciptkakan suasanakomunikasi dua arah.
4.2.            Akses Informasi Akademik secara OnlinePenggunaan internet memungkinkan informasi akademik seperti pengumuman, pendaftaran siswa baru (PMB), sistem penilaian, dan sisteminformasi sekolah dituangkan dalam bentuk digital di internet yang dapatdiakses oleh pihak sekolah dan beberapa orang yang membutuhkannya secaraonline. Mereka tidak harus dating ke lokasi namun cukup mengakses lewatinternet dari tempat tinggalnya masing-masing.

5.     Perkembangan dan Implikasi TI dan TK dalam Pendidikan di Indonesia

Kecenderungan perkembangan dan implikasi dunia pendidikan di Indonesia dimasa mendatang adalah :
5.1.            Berkembangnya pendidikan terbuka dengan modus belajar jarak jauh(distance learning)Sharing resource
5.2.            bersama antar lembaga pendidikan / latihan dalam sebuah jaringan.
5.3.            Penggunaan perangkat teknologi informasi interaktif, seperti CD-ROMMultimedia, dalam pendidikan secara bertahap menggantikan TV dan Video

6.     Contoh Lain Pemanfaatan atas Perkembangan TI dan TK untuk Pendidikandi Indonesia

6.1.            Perpustakaan elektronik (e-library)Revolusi teknologi informasi tidak hanya mengubah konsep pendidikan di kelas tetapi juga membuka dunia baru bagi perpustakaan.Perpustakaan yang biasanya merupakan arsip buku-buku dengan


6.2.             dibantuteknologi informasi dan internet dapat dengan mudah mengubah konsep perpustakaan yang pasif menjadi lebih agresif dalam berinteraksi dengan penggunaannya.
6.3.            Dengan banyaknya perpustakaan tersambung ke internet,sumber ilmu pengetahuan yang biasanya terbatas ada di perpustakaan menjaditidak terbatas.
6.4.             Surat elektronik (e-mail)Dengan aplikasi e-mail, seorang guru, orang tua, pengelola, dan siswadapat dengan mudah saling berhubungan. Pihak sekolah dapat membuatlaporan perkembangan siswa dan prestasi belajar baik diminta orang tua atau pun tidak. Dalam kegiatan belajar diluar sekolah, siswa yang menghadapaikesulitam materi pelajaran dapat bertanya lewat e-mail kepada pihak sekolahatau guru bidang studi. Demikian pula untuk guru yang berhalangan hadirdapat memberikan tugas via e-mail kepada siswa.
6.5.            EnsiklopediaSebagian perusahaan yang menjalankan ensiklopedia saat ini telahmulai bereksperimen menggunakan CD-ROM untuk menampung ensiklopediasehingga diharapkan ensiklopedia di masa mendatang tidak hanya berisitulisan dan gambar saja, tetapi juga video dan audio.



BAB III
PENUTUP

1.     KESIMPULAN

Sejarah perkemabangan teknologi informasi dan komunikasi atau TIK juga tak lepas dari sejarah peradaban manusia di Bumi ini. Pada zaman dulu penyampaian informasi juga dilakukan mulai dari gambar-gambar yang terletak pada dinding gua, peletakan tonggak sejarah berupa prasasti, sampai saat ini kita mengenal Internet sebagai sarana/alat penyampaian informasi yang begitu cepat. Berikut ini adalah sejarah perkembangan TIK (Teknologi Informasi dan Komunikasi) mulai dari zaman pra-sejarah sampai ke zaman modern sekarang ini. Sekolah dasar memiliki peranan penting dan strategis dalam menyelenggarakan pendidikan. Dapat dikatakan demikian karena melalui pendidikan dasar, peserta didik akan mulai mendapatkan pengalaman belajarnya. Saat berada di jenjang sekolah dasar, peserta didik mulai dikenalkan dengan berbagai konsep-konsep pembelajaran seperti membaca, menulis, dan berhitung.


DAFTAR PUSTAKA

Bungin, Burhan.(2006). Teknik Praktis Riset Komunikasi. Jakarta: Kencana Prenada Media Group. Hoesin, Hanif dan Baso Saleh. 2009. Penggunaan Komputer dan Internet di Indonesia. Jurnal Pekomnas Penelitian Komunikasi dan Media Massa Makassar.. Vol.12, tahun 2009, hal 15- 29. Indrajit R. dan Djokopranoto, R. (2006). Manajemen Perguruan Tinggi Modern.Yogyakarta: Penerbit ANDI. Rhodes,I.K.(1993). Literacy Assesment. Heineman Educational Book.Inc.





KEAMANAN PADA JARINGAN KOMPUTER

1.Keamanan Jaringan Komputer Keamanan Komputer seperti yang dikatakan oleh John D. Howard, seorang Analisys Of Security Incidents On The I...